Berita

Layanan Lumbung Pangan Jatim Diperpanjang Hingga Akhir Tahun

Awak ojol siap melayani masyarakat dari Jatim Expo Surabaya.

LUMBUNGPANGANJATIM.COM – Merespon besarnya animo masyarakat tentang  penyediaan sembako murah dan bebas beaya pengiriman(free ongkir), Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) akhirnya memperpanjang program Lumbung Pangan Jatim hingga akhir Desember 2020. Program yang menjual aneka produk pangan dengan harga di bawah pasaran ini ditargetkan mampu menjangkau38 kabupaten/kota di Jatim.

Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyebutkan, program Lumbung Pangan Jatim akan terus memberikan pelayanan dengan terus menambah area distribusi hingga menjangkau seluruh daerah di Jatim.

”Keputusan untuk Lumbung Pangan Jatim diperpanjang sudah saya tandatangani dan sekarang sedang kami siapkan untuk ditambah lagi ke lima daerah,” kata Khofifah kepada di Gedung Negara Grahadi, Kamis (23/7/2020).

Bahkan Khofifah menargetkan, pada 6 Agustus perluasan area layanan Lumbung Pangan Jatim yang menyediakan sembako murah di bawah harga pasar dan bebas ongkir sudah bisa menjangkau 38 kabupaten/kota atau seluruh wilayah Jatim. Pemprov Jatim, lanjut Khofifah,  akan tetap memberikan gratis biaya pengiriman. Untuk maksud tersebut, dijalin kerja sama dengan ojek online dan PT Pos Indonesia.

”Lima daerah perluasan yang akan kita tambahkan adalah daerah yang pasarnya masuk dalam 25 pasar yang menjadi pantauan BPS. Kita harus pastikan bahwa harga bahan pangan di Lumbung kita lebih murah dibandingkan harga pasar,” ujar Khofifah.

Sementara itu, Ketua Tim Pelaksana Lumbung Pangan Jatim, Mirza Muttaqien, mengatakan, teknis pemesanan belanja online gratis ongkis itu sama seperti sebelumnya. Warga bisa belanja sembako murah di Lumbung Pangan Jatim bisa memilih belanja via website di https://lumbungpanganjatim.com/ dengan pembayaran lewat bank.

”Selain itu, masyarakat juga bisa melakukan pemesanan online dengan sistem bayar di tempat (COD) melalui What’sApp di nomor 0811-334-0033. Kedua sistem belanja ini gratis biaya pengiriman hingga ke alamat pemesan,” terang Mirza, seraya menambahkan, selain layanan secara online, layanan offline di anjungan Jatim Expo tetap dibuka seperti biasa.

Dirut PT Jatim Grha Utama (JGU, BUMD milik Pemprov Jatim ini menambahkan, pembelian sembako secara online murah itu akan dikirimkan langsung ke alamat pembeli dari Jatim Expo Surabaya menggunakan jasa pengiriman PT Pos Indonesia. Maksimal waktu pengiriman adalah dua hari.  Pembelian bahan pangan murah dengan harga di bawah pasar bisa dilakukan dengan minimal pembelian Rp 60 ribu dan maksimal berat pembelanjaan adalah 20 kilogram.

”Langkah Ibu Gubernur untuk memperpanjang program lumbung pangan dan memprioritaskan di titik-titik pantauan BPS menjadi langkah strategis untuk mengendalikan inflasi Jawa Timur. Dengan pengendalian harga pangan, inflasi di sektor pangan juga bisa ditekan dengan sangat baik,” kata Mirza.

Hal itu sudah bisa dibuktikan dalam momentum hari raya seperti Idul Fitri belum lama ini. Pada momentum tahunan itu, biasanya pergerakan harga bahan pokok cenderung naik drastis, sehingga laju inflasi ikut terkerek naik. Namun, lebaran tahun ini lonjakan inflasi tak terjadi, di antaranya karena berjalannya program Lumbung Pangan Jatim yang terbukti mampu menstabilkan harga pangan di masyarakat. (mas/sto)